Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

BRI Terbitkan Obligasi Global Berbunga Terendah

Written By bopuluh on Minggu, 31 Maret 2013 | 00.36

BRI Terbitkan Obligasi Global Berbunga Terendah

Penulis : Didik Purwanto | Minggu, 31 Maret 2013 | 14:20 WIB

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Petugas melayani pengunjung yang hadir pada peluncuran mobileBRIS, layanan perbankan berbasis ponsel dari Bank BRI Syariah di Jakarta, Minggu (25/11/2012). Layanan ini diklaim sebagai yang pertama dilakukan bank syariah di Indonesia. Nasabah bisa memanfaatkan layanan ini antara lain untuk pembayaran tagihan, transfer, pembayaran zakat, dan isi ulang pulsa.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah sukses menerbitkan senior unsecured bonds senilai 500 juta dollar AS. Obligas global tersebut memiliki fixed rate coupon sebesar 2,95 persen, terendah di pasar internasional.

Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali mengatakan obligasi global ini memiliki jangka waktu lima tahun, yang telah diterbitkan sejak 28 Maret 2013. Obligasi ini diterbitkan kepada investor-investor institusional berdasarkan Regulation S. "Dengan kupon yang terendah di antara semua obligasi dalam mata uang dollar AS yang diterbitkan oleh perusahaan Indonesia di pasar oblogasi internasional ini mencerminkan bahwa fundamental keuangan BRI kuat," kata Ali dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (31/3/2013).

Selama masa penawaran, BRI telah menerima pesanan dari 165 investor dengan nilai yang mencapai 2,65 miliar dollar AS atau terdapat kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 5,3 kali. Sehingga Obligasi tersebut dapat ditawarkan dengan imbal hasil 3,125 persen atau 25 basis poin dibawah panduan penawaran harga awal.

BRI akan menggunakan dana bersih yang dihasilkan untuk keperluan pendanaan umum serta memperkuat struktur pendanaan BRI. Obligasi ini memperoleh rating Baa3 dari Moody's dan BBB- dari Fitch serta akan dicatatkan di Singapore Stock Exchange pada tanggal 2 April 2013. BRI menunjuk Citigroup Global Markets Limited dan Standard Chartered Bank sebagai Joint Bookrunners dan PT Bahana Securities sebagai co-manager untuk menangani penawaran obligasi tersebut.

Editor :

Egidius Patnistik


00.36 | 0 komentar | Read More

Ditabrak Truk, Tiang Lampu Jalan Timpa Mobil

Ditabrak Truk, Tiang Lampu Jalan Timpa Mobil

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Minggu, 31 Maret 2013 | 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Truk nopol B 9902 DM bermuatan pasir menabrak tiang lampu di Jalan Kahfi, Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (31/3/2013) pagi. Tiang tersebut pun menimpa satu mobil lainnya.

Dian Tami (24), saksi mata menuturkan, semula truk yang dikemudikan Wahyu (32), tengah melaju dari arah Jalan Lenteng Agung ke arah Srengseng Sawah. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba truk menabrak tiang penerangan jalan yang ada di tepi jalan tersebut.

"Bunyi tabrakan pertamanya kencang banget. Sampai warga sini pada keluar semua," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu siang.

Akibat tabrakan itu, tiang penerangan jalan dengan tinggi sekitar empat meter itu menimpa sebuah mobil Ford B 2491 BN berwarna merah yang tengah parkir di depan tiang tersebut. Baik truk atau pun mobil itu mengalami rusak sedang.

Sopir truk diketahui mengalami luka benturan ringan di bagian kepalanya. Warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Zahira, dekat dengan lokasi kecelakaan tersebut. Adapun, pemilik mobil Ford atas nama Mulyadi terkejut begitu mendapati mobilnya tertimpa tiang lampu.

"Warga sini langsung manggil tukang derek. Tiang yang melintang di jalan sama truknya langsung dievakuasi ke pul derek," ujar Dian.

Dian menuturkan, tak ada petugas kepolisian yang datang pada saat kejadian. Hanya warga dan petugas mobil derek yang membantu mulai dari membawa korban sopir truk ke rumah sakit dan melakukan evakuasi tiang penerangan jalan.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


00.36 | 0 komentar | Read More

Kuartal I, IHSG Bersinar

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ini mengalami kenaikan 217,83 poin (4,61 persen). Kenaikan IHSG diprediksi karena membaiknya perekonomian global. Akhir pekan ini merupakan pekan terakhir  kuartal I tahun 2013 dan menjadi tonggak perjalanan IHSG untuk menuju target tertingginya di level 5.000.

Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan jelang libur Jumat Agung, IHSG berhasil mencapai posisi tertinggi terbarunya di level 4.940,99. Kondisi tersebut ditopang oleh musim laporan keuangan untuk periode 2012 yang mulai direspon positif oleh pasar.

"Apalagi di tingkat global juga mulai mereda terkait kekhawatiran krisis di Cyprus. Hal itu juga mendorong kenaikan IHSG, meski sempat diselingi dengan aksi ambil untung (profit taking)," kata Reza, di Jakarta, Minggu (31/3/2013).

Di sisi lain, kenaikan IHSG juga ditopang oleh adanya transaksi jumbo PT Matahari Departemen Stores Tbk (LPPF) yang mengakibatkan Bursa Efek Indonesia (BEI) harus menyesuaikan nilai penutupan IHSG. Adanya transaksi tersebut mendekatkan IHSG pada level 4800-an sehingga memberikan amunisi baru untuk IHSG melenggang ke level tertinggi berikutnya.

Apalagi, sentimen ini terjadi setelah IHSG menutup gap sebelumnya (4.721-4.735) yang sempat terbentuk dengan memanfaatkan berita negatif ketika Cyprus dan Troika belum mencapai kesepakatan bailout. Kenaikan IHSG juga diikuti dengan menghijaunya indeks utama lainnya yang dipimpin oleh indeks DBX 5,46 persen. Lalu, diikuti dengan LQ45 (4,76 persen), IDX30 (4,74 persen) dan JII (4,71 persen) serta lainnya yang juga menghijau.

Hijaunya IHSG membawa dampak positif pada laju mayoritas indeks sektoral dengan kenaikan terbesar pada indeks perdagangan (5,52 persen), konsumer (5,37 persen), manufaktur (4,89 persen) dan lainnya. Pekan depan, IHSG akan bergerak di level support 4.689-4.815 dan resisten 4.960-4.983. Namun pelaku pasar juga harus mewaspadai risiko pembalikan arah, mengingat kembali berhasilnya IHSG cetak level terbarunya.

"Secara psikologi saat IHSG mencetak level baru maka membuat banyak orang khawatir terjadinya pelemahan dan pelaku pasar ini akan cenderung profit taking. Ini yang harus diwaspadai," tambahnya.

Namun, kata Reza, selama rilis data-data makro cukup mendukung maka IHSG pun akan mencoba bertahan di zona hijaunya meski masih terdapat gap di 4.786-4798. Reza menyarankan agar pelaku pasar mencermati sektor industri dasar, konsumer, properti, aneka industri dan manufaktur.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


00.36 | 0 komentar | Read More

Lagi, Orangutan Disita dari Warga Sipil

Written By bopuluh on Jumat, 29 Maret 2013 | 00.36

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Lembaga Sumatran Orangutan Conservation Programme (SOCP) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh kembali menyita dua orangutan dari dua kandang berbeda di Desa Simpang Dua, Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Tim SOCP mengatakan penyitaan dilakukan pada Rabu (27/3/2013) lalu. Diperkirakan, kedua orangutan tersebut berasal dari areal hutan gambut Rawa Tripa, Nagan Raya.

"Mereka disita dari dua tempat pemeliharaan di Desa Simpang Dua. Salah satu orangutan disita dari rumah seorang anggota polisi. Kini, keduanya telah berada di lokasi karantina SOCP di Medan, Sumatera Utara," kata Ikhsan, dokter hewan yang memimpin operasi penyitaan tersebut, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/3/2013).

Orangutan itu berjenis kelamin betina dan jantan. Yang betina berusia sekitar lima tahun diberi nama Meisin. Sedangkan yang jantan berusia dua tahun dengan nama Upin. Meisin dipelihara oleh seorang masyarakat setempat. Sedangkan Upin orangutan jantan dipelihara oleh seorang polisi.

"Saat ditemukan, kondisi kedua orangutan tersebut cukup baik meskipun terlihat agak kepanasan karena ditempatkan di kandang yang beratap seng," kata Ikhsan.

Menurut Ikhsan, saat disita, dua orangutan ini berada dalam kandang kecil di belakang rumah pemilik lamanya. Kedua orangutan ini dilaporkan memiliki berat badan di bawah normal dibandingkan dengan usianya. Meski begitu, keduanya memiliki nafsu makan yang baik.

Sementara itu, Direktur SOCP Ian Singleton mengatakan, kedua orangutan tersebut langsung ditempatkan di lokasi karantina.  Setelah mendapat perawatan yang cukup baik, kedua orangutan itu akan dikembalikan ke alam liar di pusat reintroduksi orangutan SOCP di Jantho, Kabupaten Aceh Besar.

Ian Singleton mengaku miris karena masih banyaknya pemeliharaan tidak sah terhadap orangutan terus terjadi. "Kita menyaksikan bahwa hal ini terjadi secara berulang-ulang khususnya di kawasan Rawa Tripa, dan perlu penyadaran terhadap masyarakat," kata Ian.

Hal senada disampaikan Kepala BKSDA Aceh Amon Zamora. Dia mengimbau berbagai pihak agar menjauhkan diri dari pelanggaran hukum. "Dalam Undang-undang yang berlaku di Indonesia, membunuh, menangkap, dan memperdagangkan orangutan sebagai hewan peliharaan bisa mendapat hukuman hingga lima tahun penjara dengan denda hingga Rp 100 juta," jelasnya.


00.36 | 0 komentar | Read More

Kompetisi Sofbol Giants Cup V Diikuti 21 Tim

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 16 tim putra dan lima tim putri mengikuti kejuaraan sofbol antarklub Giants Cup V di lapangan sofbol Senayan, Jakarta pada 28-31 Maret 2013. Lima tim putri bertanding di kategori liga putri terbuka sedangkan 16 tim putra di kategori liga U-25.

Kejuaraan ini digelar atas kerjasama Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Sofball Seluruh Indonesia (Perbasasi), Pengurus Provinsi DKI Jakarta, dan tim sofbol Giants. "Pertandingan untuk liga putri terbuka menggunakan sistem round robbin, sedangkan untuk U-25 putra dibagi ke dalam empat pool yang memperebutkan Piala Champion dan Piala Presiden. Babak final digelar 31 Maret," ujar Ketua Panita Kejuaraan, Dikdik Fauzi Dermawan di Jakarta.

Menurut Dikdik, kejuaraan yang digelar bersamaan dengan ulang tahun tim sofbol Jakarta Giants yang ke-6 ini akan dijadikan seleksi PON 2016 di Jawa Barat oleh pengurus-pengurus sofbol provinsi. "Kejuaraan ini juga menjadi seleksi bagi Perbasasi untuk menghadapi South East Asian Man Championship pada Mei 2013 di Yogyakarta dan South East Asian Women Championship pada Juni di Brunei Darussalam," papar Dikdik.

Lima tim putri meliputi tim Jakarta Giants, Bumi Asri Bandung, Lakidende Kendari, Prambors Jakarta, dan Rebels Jakarta. Adapun untuk kategori U-25 putra meliputi Jakarta Giants, Partha Yogyakarta, Srindit Riau, Black Diamond Cirebon, Pinguin Balikpapan, Jakarta Black Orange, Valiant Bandung, Lakidende Kendari, Pusri Palembang, Smanda Lampung, Pejabat Jakarta, Rusa Hitam Bandung, Mochicans Lampung, Prambors Jakarta, Garuda Jakarta, dan Bumi Asri Bandung.

Giants Cup 2013 juga mengagendakan coaching clinic bagi pitcher, catcher, dan hitting, dengan mendatangkan mantan pemain nasional sofbol Kanada, Jeff Farion dan Put Humphries. Kedua pemain asing tersebut akan berada di Jakarta hingga pertengahan April.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia mengatakan, pada kejuaraan ini tim-tim DKI menampilkan para pemain lapis satu dan dua. Selain pelatihan, Jeff Farion dan Put Humphries juga dihadirkan untuk memantau tim-tim DKI dan berdiskusi dengan para pelatih guna memajukan olahraga softball di Indonesia.


00.36 | 0 komentar | Read More

Blanco Belum Tentu Terlibat di Timnas U-23

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Ka Satlak Prima), Surya Dharma, membantah berniat memberikan tawaran jabatan Direktur Teknik (Dirtek) Timnas U-23 kepada pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco menjelang SEA Games XXVII/2013 Myanmar.

Menurut Surya Dharma, Satlak Prima hanya akan mempertimbangkan posisi untuk Blanco jika PSSI ingin pelatih tersebut terlibat dalam Timnas Indonesia U-23. Namun, Satlak Prima tak bisa janji memberikan jabatan untuk Blanco.

"Kabar mengenai kami yang menawari Blanco posisi Direktur Teknik Timnas U-23 tidak benar. Kadang, omongan saya disalahartikan," kata Surya Dharma saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/3/2013).

Namun, ia mengatakan, sampai saat ini, PSSI belum menawarkan Blanco. Kalaupun ada masukan agar Blanco terlibat dalam Timnas U-23, pihaknya baru mempertimbangkan saja.

"Ingat, mempertimbangkan belum tentu menyetujui. Jadi, bisa saja Blanco ikut terlibat dan bisa juga tidak," lanjutnya.

Seperti diketahui, Satlak Prima telah memutuskan memilih duet pelatih Rahmad Darmawan dan Aji Santoso sebagai arsitek Timnas U-23 untuk ajang SEA Games XXVII/2013 Myanmar.

Dengan demikian, Blanco tak mungkin menduduki jabatan pelatih kepala di Timnas U-23. Selain itu, Blanco juga dipastikan bakal sibuk mempersiapkan Timnas Indonesia senior untuk laga-laga kualifikasi Pra-Piala Asia 2015.


00.36 | 0 komentar | Read More

BNN Sudah Serahkan Berkas Raffi Ahmad

Written By bopuluh on Kamis, 28 Maret 2013 | 00.36

JAKARTA, KOMPAS.com -- Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menyerahkan berkas kasus narkoba yang melibatkan presenter kondang, Raffi Ahmad, ke Kejaksaan Agung. BNN menyerahkannya sekitar pekan lalu.

"Berkasnya sudah di kejaksaan. Sejak minggu lalu," ucap Kepala Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN, Benny Mamoto di Gedung BNN, Kamis, (28/3/2013).

Namun sampai sekarang pihaknya masih menunggu arahan dari kejaksaan untuk melakukan langkah selanjutnya. "Masih P19. Kami sudah kirim, tinggal tunggu petunjuk selanjutnya," ucapnya.

Raffi tak lama lagi akan menghadapi sidang jika berkas yang diserahkan BNN dinyatakan lengkap oleh kejaksaan atau P21.

Sebelumnya, Raffi mengajukan permohonan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ia menggugat BNN karena penanganan terhadap kasusnya dinilai melanggar prosedur atau undang-undang.

Tetapi hakim dalam putusannya menganggap prosedur yang dilakukan BNN sudah sesuai dengan undang-undang.


00.36 | 0 komentar | Read More

Warga Resah, Akses Jalan Rusak Tak Diperbaiki

MALUKU TENGAH

Warga Resah, Akses Jalan Rusak Tak Diperbaiki

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Kamis, 28 Maret 2013 | 14:28 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Warga di sejumlah desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, mengeluhkan rusaknya sarana jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di kecamatan tersebut. Warga resah karena kerusakan ruas jalan sangat mengganggu aktivitas warga.

Ironisnya, meski sudah lama mengalami kerusakan, namun belum juga diperbaiki oleh pemerintah daerah (Pemda) Maluku Tengah, dan pemerintah provinsi Maluku. "Itu jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di kecamatan Leihitu, kerusakannya sangat parah, namun terkesan dicuekin dan dibiarkan rusak," kata salah satu tokoh masyarakat Leihitu, Sulaiman Layn, Kamis (28/3/2013).

Sulaiman mengungkapkan, akibat kerusakan ruas jalan itu, akses transportasi antardesa sangat terganggu, bahkan tak jarang, warga yang melintas di kawasan tersebut selalu mengalami kecelakaan. "Badan jalannya hampir putus karena disapu gelombang, jalan yang rusak itu terletak di antara Desa Asilulu dan Desa Ureng, banyak juga kendaraan yang mengalami kecelakaan di ruas jalan tersebut," ujarnya.

Warga lain, Said Patta mengungkapkan, kerusakan tidak hanya terjadi di kawasan dua desa tersebut, namun juga terjadi di sejumlah kawasan lain di Kecamatan Leihitu. Akibatnya, akses perekonomian warga menjadi sangat tertanggu. "Banyak juga ruas jalan lain yang belum diperbaiki, seperti di kawasan Mamua yang sangat parah serta sejumlah ruas jalan lain, selain itu talus penahan ombak banyak juga yang rusak," kata Said.

Said meminta agar Pemprov Maluku dan Pemda Malteng agar jangan diam dan segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut. "Pemprov Maluku dan Pemda Malteng agar punya kepedulian untuk memperbaiki akses jalan yang rusak tersebut, ini demi kepentingan masyarakat banyak, ini demi rasa keadilan masyarakat," kata Said.

Editor :

Glori K. Wadrianto


00.36 | 0 komentar | Read More

3 Faktor Penyebab Minimnya Jumlah Peneliti Indonesia

3 Faktor Penyebab Minimnya Jumlah Peneliti Indonesia

Penulis : Riana Afifah | Kamis, 28 Maret 2013 | 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dibandingkan dengan negara lain, jumlah peneliti di Indonesia yang sudah mengantongi gelar PHd memang terbilang sedikit. Ada tiga faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab para peneliti ini tidak lagi mengembangkan penelitiannya dan melanjutkan studi.

Profesor dari Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Iskandar Siregar, mengatakan bahwa banyak faktor yang membuat seseorang tak lagi bekerja keras untuk melakukan penelitian dan menjadi ahli di bidang tersebut. Namun tiga faktor utama ini yang kerap membuat peneliti tidak ada rencana untuk maju.

"Banyak faktor sebenarnya. Tapi ada beberapa yang memang menjadi faktor utama dari sedikitnya jumlah peneliti di Indonesia," kata Iskandar di Japan Foundation, Gedung Summitmas I, Jakarta, Rabu (27/3/2013).

Faktor pertama adalah berasal dari peneliti itu sendiri apakah masih ingin mengembangkan diri atau tidak. Namun biasanya yang menyerah untuk terus maju karena infrastruktur dan fasilitas untuk melakukan penelitian di Indonesia ini belum semapan negara lain.

Faktor kedua adalah bentuk insentif untuk para peneliti ini. Namun saat ini, insentif sudah mulai ada bantuan dari pihak-pihak tertentu dan remunerasi juga sudan mulai meningkat. Pasalnya, tanpa ada insentif ini para peneliti juga tidak dapat melanjutkan penelitiannya untuk terus maju.

"Rencana Kemdikbud untuk beri beasiswa pada peneliti sangat bagus saya rasa. Karena akan semakin menarik minat," ujar Iskandar.

Faktor ketiga adalah kapasitas untuk membuat jaringan. Hal ini yang dianggap paling sulit karena tidak semua orang mau dan mampu membuat jaringan dengan universitas lain atau pihak lain dalam mengembangkan penelitiannya.

"Ini yang sulit tidak semuanya mau. Memang perlu usaha ekstra. Tapi ada yang antusias untuk mencari jaringan bahkan hingga ke luar negeri, ini sangat bagus," ungkapnya.

"Karena penelitian ini tidak bisa dilakukan sendirian, butuh kolaborasi sehingga jaringan ini perlu sekali," tandasnya.

Editor :

Caroline Damanik


00.36 | 0 komentar | Read More

Nenek Ditembak Pemuda Mabuk Pakai Senjata Rakitan

Written By bopuluh on Rabu, 27 Maret 2013 | 00.36

AMBON

Nenek Ditembak Pemuda Mabuk Pakai Senjata Rakitan

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Rabu, 27 Maret 2013 | 14:14 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Carolina Ririhena (63) warga Desa Wasu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haulussy, Ambon karena ditembak seorang pemuda desa setempat dengan senjata api rakitan.

Peristiwa tersebut menimpa Carolina, Selasa (26/3/2013) kemarin, saat korban sedang berada di samping rumahnya. Saat itu korban dan suaminya baru saja jalan-jalan di kampung tersebut. Pelaku yang saat itu sedang mabuk lalu mendatangi korban dan langsung perut Carolina.

Suami korban Jems Ririhena kepada wartawan di ruang ICU RSUD Haulussy Ambon, Rabu (27/3/2013) mengaku baru mengetahui istrinya terkena tembakan setelah mendengar bunyi letusan senjata api yang tak jauh dari rumahnya. Beberapa saat kemudian, sejumlah tetangganya lalu datang memberitahukan kalau korban telah tertembak.

"Habis jalan-jalan kita masuk ke rumah, istri saya lalu keluar sebentar, tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api, dan beberapa menit kemudian tetangga lalu mengatakan istri saya tertembak, saat itu saya lalu keluar untuk menemui istri saya. Pelaku saat itu menembak istri saya dengan senjata rakitan," ujarnya.

Jems mengatakan, setelah menembak istrinya, pelaku langsung melarikan diri. Sementara, untuk memberikan pertolongan medis, Jems bersama sejumlah kerabatnya langsung membawa korban ke RSUD Haulussy Ambon dengan menggunakan speed boat. "Saat itu saya dan keluarga langsung membawa istri saya ke Ambon untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau - Pulau Lease, Ajun Komisaris Polisi, Agung Tri Bawanto mengungkapkan, pelaku melakukan aksinya dalam keadaan mabuk, dengan menggunakan senjata api rakitan.  Usai kejadian itu, polisi dengan cepat menangkap pelaku di desa tersebut dan langsung membawanya bersama barang bukti ke Mapolres Ambon.

Atas perbuatannya itu, Agung menjelaskan pelaku dijerat dengan Undang-undang Darurat Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dan Pasal 351 tentang Penganiayaan.

Editor :

Glori K. Wadrianto


00.36 | 0 komentar | Read More

Apple Butuh Visioner, Bukan Administrator

KOMPAS.com - Sepeninggal Steve Jobs, bagaimanakah kiprah Apple di dunia komputer dan gadget? Menurut mantan Chief Operating Officer Microsoft Bob Herbold, perusahaan berlambang buah apel tergigit ini sudah mulai "kehilangan arah."

Herbold menilai Apple yang sekarang bukan Apple yang dulu lagi. Soal pemimpin, dia mengatakan bahwa "yang dibutuhkan adalah seorang visioner (seperti Steve Jobs), bukan pekerja administrasi", tulisnya dalam sebuah artikel di Forbes, seperti dikutip dari Neowin.

Meski tidak secara langsung menyebut nama, istilah "pekerja administrasi" yang disebut Herbold disinyalir tertuju untuk Tim Cook, orang yang mengambil alih jabatan CEO dari Jobs sejak pendiri Apple itu cuti karena sakit pada Januari 2011.

"Pemimpin ini haruslah bersikap paranoid dalam membuat setiap produk baru dari perusahaan agar bisa lebih menarik dan berdampak lebih besar bagi pengguna," tulis Herbold.

Hal tersebut, menurut Herbold, sekilas terdengar gampang dilakukan. Tapi dia menambahkan bahwa semuanya harus dilakukan dengan cepat dan jelas. "Segala macam birokrasi yang bisa menghambat upaya tersebut harus dihindari."

Herbold menyebut Jobs sebagai "pemimpin visioner yang hebat" sebagaimana terbukti dari pencapaiannya dengan produk-produk seperti iPhone dan iPad. Dia menyebut turunnya harga saham Apple sebagai akibat dari mulai memudarnya daya tarik perusahaan tersebut.

Sebelumnya, beberapa figur telah mengungkapkan pendapat serupa, termasuk Steve Wozniak yang turut mendirikan Apple bersama Steve Jobs. Produk iPhone yang menjadi salah satu andalan perusahaan ini pun belakangan menjadi target serangan komentar beberapa pesaing seperti BlackBerry.


00.36 | 0 komentar | Read More

NOAH: Yang Bagus Belum Tentu Masuk

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Para personel band NOAH, yaitu (dari kiri ke kanan) Lukman, Reza, Ariel, Uki, dan David, berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ada band yang memiliki personel spesialis pencipta lagu, seperti Badai (keyboard) dalam grup Kerispatih. Tapi, tidak demikian dengan NOAH, pun sedari mereka masih bernama Peterpan.

Untuk album Sepeti Seharusnya (2012), contohnya, semua personel NOAH--Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), David (keyboard), dan Reza (drum)--mendapat kesempatan untuk mencipta lagu.

"Album kemarin merata, ada yang (dicipta) Lukman sendiri, ada yang David sendiri, ada yang berdua (Ariel) bareng Lukman," kata Ariel, yang bersama rekan-rekan NOAH-nya diwawancara ketika berkunjung ke Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2013).

Lagu-lagu itu tercipta dalam berbagai kesempatan dan suasana. "Kadang ada yang dari Lukman sambil bercanda main gitar terus jadi lagu, ada juga yang digarap serius di studio langsung, ada juga yang sengaja duduk bareng," jelas Uki.

Tapi, ketika dipilih untuk dimasukkan ke dalam album, bisa saja sebuah lagu yang menurut mereka bagus malah tersisih.

"Jadi, pada saat ngumpul bikin album, ada delapan lagu yang sudah ada. Terus, mau masuk ke lagu kesembilan, tiba-tiba ada lagu yang bagus tapi karakternya sama dengan salah satu dari delapan lagu yang sudah ada. Jadi, lagu (yang lahir belakangan) itu harus mengalah dulu," papar Ariel. "Kadang, lagu bagus itu enggak bisa masuk karena kami mau fokus dalam dinamika lagu yang duluan ada itu," imbuhnya.


00.36 | 0 komentar | Read More

Pedagang Cilok Dikenai Wajib Lapor

Written By bopuluh on Selasa, 26 Maret 2013 | 00.36

Keracunan

Pedagang Cilok Dikenai Wajib Lapor

Penulis : Adi Sucipto | Selasa, 26 Maret 2013 | 14:19 WIB

TUBAN, KOMPAS.com- Sebanyak 10 dari 19 siswa yang keracunan pentol cilok di Kesamben Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih dirawat di Puskesmas Plumpang, Selasa (26/3/2013).

Kondisi mereka berangsur-angsur membaik meskipun masih mendapatkan infus. Pedagang pentol cilok Kusman (56) warga Kepohagung, Kecamatan Plumpang, dikenai wajib lapor dan dipulangkan setelah diperiksa polisi.

Polisi masih menyelidiki kasus itu dan mengirimkan sampel pentol cilok dan saus, ke laboratorium forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Tuban, Ajun Komisaris Wahyu Hidayat menyatakan penjual dikenai wajib lapor sampai pemeriksaan sampel selesai dan sudah ada hasilnya.

"Tunggu hasil laboratorium untuk memastikan apa yang membuat para siswa keracunan," ujar Wahyu Hidayat.

Kasus keracunan dialami siswa TK Kuncup Bersemi dan SD Negeri 1 Kesamben Kecamatan Plumpang usai menyantap cilok, Senin kemarin. Siswa mual, muntah dan pusing sesampainya di rumah.

Peristiwa keracunan massal itu membuat orangtua siswa trauma. Salah satunya, Watini yang meminta anaknya agar tidak sembarangan membeli jajanan agar tidak keracunan lagi.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


00.36 | 0 komentar | Read More

Australia Tutup Pangkalan Militer di Afganistan

Australia Tutup Pangkalan Militer di Afganistan

Selasa, 26 Maret 2013 | 14:20 WIB

BBC

Hanya sedikit pasukan Australia yang disisakan di Afghanistan dalam peran penasihat.

TERKAIT:

Australia mengumumkan akan menutup pangkalan militer yang tersisa di Afghanistan pada akhir tahun 2013. Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith mengatakan penutupan pangkalan di Tarin Kot, Provinsi Uruzgan sejalan dengan rencana menarik pulang mayoritas pasukan Australia pada akhir tahun.

Tanggung jawab keamanan di Uruzgan kemudian akan dipindahkan ke pasukan Afghanistan.

Kebanyakan pasukan internasional dijadwalkan untuk meninggalkan Afghanistan pada akhir tahun 2014. "Efek penutupan adalah, Australia tidak akan lagi hadir secara permanen di provinsi Uruzgan, dan mayoritas pasukan pertahanan Australia akan ditarik kembali,'' kata Smith kepada wartawan.

"Kami memperkirakan pada akhir tahun setidaknya 1.000 tentara Australia kembali pulang,'' tambahnya.

Peran Penasihat

Saat ini masih ada sekitar 1.650 personel militer Australia yang ditempatkan di Afganistan. Pasukan Australia ditempatkan di Tarin Kot sejak 2005 dengan sekitar 1.300 tentara berada di Uruzgan, dan sisanya di Kandahar serta Kabul.

Sejumlah fasilitas di pangkalan Tarin Kot ini akan diserahkan ke militer Afganistan.

Sejumlah tentara Australia akan tetap bertahan di Afganistan untuk menjalankan peran sebagai penasihat, kata Panglima Militer Australia Jenderal David Hurley dalam keterangan pers bersama dengan Smith. Sementara keputusan untuk mempertahankan pasukan khusus Australia di Afganistan belum ditetapkan, tambah Jenderal Hurley.

Sejak konflik 2001, 39 tentara Australia tewas di Afganistan.

Editor :

Egidius Patnistik


00.36 | 0 komentar | Read More

Sertifikat Stadion BMW Dalam Proses BPN

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI, Ratiyono, mengatakan, saat ini untuk proses pembangunan Stadion BMW Jakarta Utara sedang dalam tahap proses sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia juga akan memberi target sekitar tujuh hari atau satu minggu untuk menyelesaikan proses sertifikat tanah tersebut.

"Dua minggu yang lalu kan sudah diukur oleh BPN untuk dibuatkan sertifikat," kata Ratiyono, di Balaikota Jakarta, Selasa (26/3/2013).

Apabila sertifikat tanah itu sudah dirampungkan, pihak Dispora DKI akan menunggu arahan Gubernur DKI  Joko Widodo untuk melakukan lelang tender perusahaan yang akan membangun proyek Stadion BMW itu dan segera membangun stadion tersebut. Menurut dia, proses pembangunan Stadion BMW hanya tinggal menyisakan proses pembuatan sertifikat tanah oleh BPN. Karena Disorda DKI telah menyiapkan desain dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sejak lama.

Ratiyono mengimbau masyarakat agar mendukung program pembangunan Stadion BMW. Ia berharap para developer yang tak memiliki hak di lahan Stadion BMW untuk segera meninggalkan kawasan tersebut. Sehingga Pemprov DKI akan lebih mudah dan cepat membangun stadion itu. Untuk warga yang menempati kawasan tersebut yang sebagian besar merupakan warga ilegal, Ratiyono mengatakan, Gubernur Jokowi akan mempersiapkan rusun.

"Pak Jokowi sudah menyiapkan rusun. Karena Pak Jokowi kan manusiawi, tidak mau pakai kekerasan tapi tegas, kalau Stadion BMW ini mau dibangun, ya diharapkan mau pindah ke rusun," ujar dia.

Ratiyono mengatakan, total area di Stadion BMW itu seluas 26 hektar. Luas area itu, termasuk untuk stadion, hutan kota, ruang terbuka hijau (RTH), lapangan parkir, olahraga air, dan dua lapangan latihan sepakbola. Stadion itu juga perlu dilengkapi dengan jogging track yang bisa dimanfaatkan olahraga cabang lain, yakni atletik. Selain itu, menurut dia, mulai bulan Juni hingga bulan Agustus akan dimulai proses pelelangan siapa yang berhak membangun stadion tersebut.

Pembangunan Stadion BMW itu telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2013 sebesar Rp 1,05 triliun. Anggaran itu juga akan digunakan secara bertahap (multiyears) dan akan digunakan untuk memulai pembebasan tanah dan pembangunan infrastruktur. Ia juga mengharapkan dengan pembayaran melalui program multiyears, sehingga pengerjaan proyek di tahun jamak juga bisa berjalan dan tidak berhenti.

"Tahun ini, kami baru mengajukan Rp 100 miliar untuk permulaan, tinggal nanti persetujuannya berapa. Berapapun nanti yang diberikan, kami akan bergerak kerjakan," kata Ratiyono.

Taman BMW yang terletak di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, ini sudah dicanangkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada tahun 2010. Taman itu nantinya akan dibangun berbagai fasilitas olahraga, seperti stadion sepak bola yang dilengkapi trek atletik di bagian dalamnya.

Di luar stadion akan dibangun dua lapangan sepak bola untuk latihan. Selain itu, dua lapangan sepak bola pantai, voli, dan olahraga air juga akan dibuat di situ. Sisanya akan dibuat waduk dan situ. Target awal pembangunan ini selesai pada tahun 2012.

Stadion itu juga akan direncanakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi Stadion kepemilikan Persija. Stadion itu bahkan disebut-sebut akan menjadi stadion termegah di Asia dengan kapasitas penonton 50.000 orang.

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Editor :

Hertanto Soebijoto


00.36 | 0 komentar | Read More

POM Lanud Halim Sisir Tempat Hiburan Malam

Written By bopuluh on Senin, 25 Maret 2013 | 00.36

Penegakan Disiplin

POM Lanud Halim Sisir Tempat Hiburan Malam

Penulis : Nasru Alam Aziz | Senin, 25 Maret 2013 | 14:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sebanyak 104 personel Kepolisian Militer (POM) TNI Angkatan Udara ditambah anggota POM dari TNI Angkatan Darat, POM TNI Angkatan Laut, dan anggota Polri diterjunkan untuk menyisir tempat hiburan malam di Jakarta, Sabtu (23/3/2013) dinihari hingga pukul 04.00. 

"Penyisiran itu merupakan bagian dari Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) secara gabungan antara TNI dan Polri di wilayah Garnizun I Jakarta. Ada aturan bagi anggota TNI dan Polri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat hiburan malam," kata Komandan Satuan POM (Satpom) Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma. Mayor POM Roni Widiyanto, Senin (25/3/2013).

Dalam Opsgaktib Cakra Bhakti Elang I itu, lima anggota TNI dan Polri yang mengikuti tes urin, terbukti telah mengonsumsi obat terlarang. Berkas kasus mereka kemudian dilimpahkan ke Pomdam Jaya dan ke Propam Polda Metro Jaya. Selanjutnya, proses pembinaan diserahkan oleh instansi masing-masing.

Roni menambahkan, sebagai bagian dari kegiatan Bulan Disiplin untuk memperingati HUT ke-67 TNI AU, Satpom Lanud Halim Perdanakusuma telah menyisir tempat-tempat hiburan malam di wilayah hukum Satpom Lanud Halim Perdanakusuma. Operasi ini telah dimulai sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2013.


00.36 | 0 komentar | Read More

Terpidana Korupsi, Bupati Aru Harus Dieksekusi

AMBON, KOMPAS.com - Bupati Aru, Maluku, Theddy Tengko yang telah divonis bersalah korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Aru tahun 2006-2007 oleh Mahkamah Agung (MA), tetap harus menjalani hukumannya. Ini harus dilakukan sekalipun pada putusan MA tersebut tidak ada perintah penahanan.

"Orang kalau sudah dinyatakan salah oleh MA ya harus dihukum sekalipun dalam putusan tidak ada perintah masuk penahanan," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, di Ambon, Minggu (24/3/2013) malam .

Tengko divonis bersalah korupsi APBD Aru tahun 2006-2007 oleh MA, 10 April 2012. Putusan itu menjatuhkan pidana penjara empat tahun, denda Rp 500 juta, dan keharusan mengganti kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar.  

Namun, sejak putusan dijatuhkan, Tengko bersama kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, menolak memenuhi panggilan eksekusi oleh kejaksaan. Mereka berpegangan bahwa putusan MA tidak bisa dieksekusi karena tidak memenuhi pasal 197 ayat (1) huruf k KUHAP, yaitu perintah terdakwa ditahan atau dibebaskan . Alasan ini mereka perkuat setelah ada putusan MK atas uji materiil pasal 197 KUHAP, 22 November 2012.  

Putusan MK itu memang menyatakan putusan pemidanaan yang tidak memenuhi pasal 197 ayat (1) huruf k KUHAP tidak cacat hukum. Namun Tengko dan Yusril menilai putusan MK tidak berlaku surut. Artinya, putusan MA atas Tengko yang keluar sebelum adanya putusan MK, tidak bisa dieksekusi.  

Namun Mahfud menegaskan bahwa pemikiran ini salah. Dia mengatakan putusan MK tersebut tidak membuat hukum baru. Artinya yang telah dilakukan oleh MA dan Kejaksaan Agung selama puluhan tahun sudah benar, yaitu menghukum orang yang bersalah meskipun dalam putusan tidak ada perintah penahanan.  "Dan itu tidak ada kaitannya dengan putusan MK berlaku surut atau maju," jelasnya.

Mahfud meminta tidak ada lagi polemik yang muncul karena masalah tersebut. "Jangan menimbulkan ketidakpastian hukum dan kekacauan hukum," tegasnya.


00.36 | 0 komentar | Read More

Agus Marto Dicerca soal Hambalang Hingga Century

Agus Marto Dicerca soal Hambalang Hingga Century

Penulis : Didik Purwanto | Senin, 25 Maret 2013 | 14:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Agus Martowardojo menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI), Senin (25/3/2013) . Dalam ujian tersebut, Agus akan dicerca 24 penanya dari anggota dewan Komisi XI DPR.

Pertanyaan yang diajukan pun beragam. Dari 24 penanya, baru sekitar 10 orang anggota dewan yang telah mengajukan pertanyaannya kepada Agus Marto.

Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arif Budimanta mengajukan pertanyaan kepada Agus Marto khususnya dalam hal Bank Century dan kasus Hambalang yang sempat mencatut namanya.

"Kami ingin tahu jawaban pak Agus karena Anda dulu sempat menjadi panitia pengawas penyelamatan Bank Century. Bisa Anda ceritakan soal penyelamatan bank tersebut dan pandangannya tentang perekonomian Indonesia saat penyelamatan bank tersebut," kata Arif di Komisi XI DPR Jakarta, Senin (25/3/2013).

Di sisi lain, Arif juga menanyakan soal kebijakan Agus soal Single Presence Policy (SPP) hingga kebijakan moneter khususnya pengendalian inflasi.

Anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP Dolfie OFP juga menanyakan soal kejelasan Agus tentang divestasi Newmont. "Saat itu, pak Agus ingin mengundurkan diri bila divestasi Newmont gagal, sekarang mana buktinya," tagih Dolfie.

Sementara Anna Muawanah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyorot tentang sektor pertanian yang merasa belum mendapat akses dari perbankan. Di sisi lain, dia juga menyoroti soal bunga kredit (bagi hasil) di perbankan syariah yang lebih tinggi dibanding perbankan konvensional.

Sampai saat ini, Agus belum menyampaikan jawabannya. Fit and proper test kembali dilakukan pada pukul 14.00 wib, setelah diskor 1,5 jam lalu.

Editor :

Erlangga Djumena


00.36 | 0 komentar | Read More

Hendardi: Bentuk Tim Investigasi Eksternal yang Kredibel!

Written By bopuluh on Minggu, 24 Maret 2013 | 00.36

Penyerangan di LP Sleman

Hendardi: Bentuk Tim Investigasi Eksternal yang Kredibel!

Penulis : R. Adhi Kusumaputra | Minggu, 24 Maret 2013 | 14:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Ketua BP Setara Institute Hendardi berpendapat, sulit disangkal bahwa pelaku diduga memang berasal dari kelompok terlatih. Melihat motif dan sasaran korban yang diserang, patut diduga kuat bahwa penyerangan itu dilakukan oleh anggota atau oknum Kopassus.

Berkaca pada kasus-kasus serupa, brutalitas anggota TNI tidak cukup hanya diserahkan penyidikannya pada internal TNI, apalagi kepolisian jelas tidak punya akses dan mentalitas untuk menyidik anggota TNI. Perlu tim investigasi eksternal yang kredibel.

"Berkaca pada kasus-kasus serupa, brutalitas anggota TNI tidak cukup hanya diserahkan penyidikannya pada internal TNI, apalagi kepolisian jelas tidak punya akses dan mentalitas untuk menyidik anggota TNI. Suatu Tim Investigasi eksternal yang kredibel bisa menjawab kebuntuan ini," kata Hendardi dalam siaran persnya, hari Minggu (24/3/2013) petang.

Hendardi mengingatkan, "Jangan sampai impunitas terus melekat pada anggota TNI. Penyelidikan ini harus menjadi momentum bagi reformasi peradilan militer yang sampai saat ini masih meletakkan TNI sebagai yang tidak tersentuh hukum pidana umum, meski jelas tindakannya dilakukan bukan dalam menjalankan tugas ketentaraan." 


00.36 | 0 komentar | Read More

KPU Didesak Batasi Dana Kampanye

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) didesak segera membuat peraturan yang mengatur pembatasan dana belanja kampanye. Pengaturan dana kampanye tersebut untuk menghindari partai politik dan calon anggota legislatif jor-joran menyiapkan dan mengucurkan dana kampanye yang akhirnya menghindari praktik korupsi ketika terpilih.

Desakan itu disampaikan Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didik Supriyanto pada sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (24/3/2013). Ikut hadir dalam acara itu Reza Syawawi dari Transparancy Internasional Indonesia dan Arwani Thomafi Ketua DPP Persatuan Pembangunan Pembangunan.

Seperti diketahui, di dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD tidak diatur pembatasan dana kampanye.

Didik mengatakan, para caleg cenderung tidak percaya diri bisa meraih banyak suara apabila tidak menyediakan dana kampanye yang banyak. Apalagi dengan sistem pemilu proporsional terbuka dan ketatnya persaingan caleg antarparpol, bahkan di dalam satu parpol. Hal itu mengakibatkan perburuan dana kampanye oleh pengurus parpol dan caleg melampaui batas.

"Dampak negatifnya banyak pengurus partai, anggota Dewan terjerat kasus korupsi ketika sudah terpilih," kata Didik.

Didik menambahkan, pengaturan pembatasan dana kampenye bisa dilakukan oleh KPU. Pasalnya, kata dia, KPU sudah membuat banyak peraturan yang tidak diatur oleh UU. Contohnya, peraturan tentang pembentukan daerah pemilihan (dapil) yang tidak banyak diatur dalam UU.

Didi memberi contoh misalnya KPU membatasi dana belanja kampanye setiap caleg DPR maksimal sebesar Rp 750 juta, DPRD Provinsi maksimal Rp 500 juta, dan DPRD Kabupaten/Kota Rp 250 juta. Hal lain, KPU mewajibkan setiap caleg menyerahkan laporan detail pemasukan dan pengeluaran seperti sumber dana, rincian belanja kampanye.

Laporan keuangan caleg itu, tambah Didik, juga harus diserahkan kepada parpol yang nantinya dimasukkan dalam lampiran laporan dana kampanye parpol. Pihaknya juga mengusulkan agar caleg yang tidak menyerahkan laporan dana kampanye ditunda pelantikannya sampai menyerahkan laporan.

"Peraturan KPU nantinya mungkin akan menimbulkan prokontra karena ada pihak-pihak yang diuntungkan dengan tidak adanya pembatasan dana kampanye. Namun, dari peta politik yang ada, dukungan politik atas peraturan KPU cukup besar sehingga KPU tidak perlu ragu. Jika peraturan itu memang tidak dikehendaki, Mahkamah Agung akan memutuskan benar tidaknya kebijakan tersebut," pungkas Didik.


00.36 | 0 komentar | Read More

Partai Oposisi akan Kuasai Panggung Pemilu 2014

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Survei Nasional (LSN) kembali merilis hasil survei untuk pemilihan umum (Pemilu) 2014. Hasil survei menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan menduduki posisi pertama dengan 20,5 persen. Disusul Partai Golkar 19,2 persen, dan Gerindra 11,9 persen. Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry mengatakan, berdasarkan hasil survei itu dapat menunjukkan partai oposisi mulai menguasai panggung Pemilu 2014.

"Jika trend positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Pemilu 2014 akan menjadi panggung kemenangan partai-partai oposisi," ujar Umar saat merilis hasil surveinya di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (24/3/2013).

Menurut Umar, hal ini dikarenakan menurunnya kepercayaan publik dengan kinerja pemerintah di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Publik juga menaruh sentimen negatif kepada Partai Demokrat yang belakangan beberapa kadernya tersandung kasus korupsi.

"Partai Demokrat dinilai sebagai partai korup pada persepsi publik. Kemudian partai-partai koalisi dinilai cenderenung anti perubahan dan kurang pro terhadap masalah yang riil terjadi pada rakyat saat ini," terangnya.

Dia mengatakan, elektabilitas partai oposisi meningkat tajam dibanding Pemilu 2009. Suara untuk partai oposisi juga meningkat dibanding hasil survei LSN bulan Oktober 2012.

Berdasarkan hasil survei kali ini, setelah PDI-P, Golkar, dan Gerindra, posisi keempat ditempati oleh Partai Hanura dengan 6,2 persen. Kemudian Partai Nasdem sebesar 5,3 persen, PKS mengantongi suara 4,6 persen, dan Partai Demokrat sebesar 4,3 pesen.

Sedangkan posisi lima terbawah adalah PAN yang mengantongi 4,1 suara, PKB 4,1 suara, PPP dipilih 3,4 suara, PBB sebesar 0,4 suara, dan PKPI sebesar 0,2.

LSN memasukkan nama PKPI meski Komisi Pemilihan Umum belum memberikan keputusan untuk meloloskan partai tersebut sebagai peserta pemilu 2014.

Survei LSN dilakukan pada 1-15 Maret 2013 di 33 Provinsi seluruh Indonesia. Survei berdasarkan suara 1.230 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dan memberikan kuisioner dengan margin of error sebesar 2,8 persen.


00.36 | 0 komentar | Read More

Menkeu Pesimistis Target Pajak 2013 Tercapai

Written By bopuluh on Kamis, 21 Maret 2013 | 00.36

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo pesimistis target penerimaan pajak di 2013 ini bisa tercapai. Hal ini sebagai akibat dari perlambatan ekonomi dunia.

Di tahun 2013 ini, setoran penerimaan pajak sebesar Rp 1.193 triliun, naik 21,7 persen dibanding realisasi penerimaan pajak di 2012  sebesar Rp 980,1 triliun.

"Dalam situasi perekonomian dunia 2013 yang masih belum pulih, target itu merupakan tantangan yang cukup berat," kata Agus saat memberi sambutan penyerahan SPT Presiden SBY dan Kabinet Bersatu Jilid Kedua di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (20/3/2013).

Agus menganggap bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi 2012 lebih rendah dibanding pertumbuhan perekonomian pada 2011. Hal ini ditandai dengan menurunnya ekspor, baik dari sektor manufaktur, komoditas pertambangan hingga perkebunan.

Apalagi dengan harga komoditas dari pertambangan dan perkebunan yang menurun, serta permintaan global yang menurun terhadap produk komoditas dalam negeri, maka setoran pajak perusahaan komoditas tersebut juga turun.

"Padahal setoran pajak dari dua sektor komoditas ini mengontribusikan sebesar 19,3 persen di tahun 2011. Di tahun 2012 lalu, kontribusinya sedikit menurun menjadi 12,5 persen," tambahnya.

Namun Agus akan menjaga target penerimaan pajak itu sesuai dengan rencana yang telah disusun. Pihaknya meminta agar Direktorat Jenderal Pajak berkomitmen tinggi dan bekerja keras agar target setoran pajak bisa tercapai.

Untuk mengoptimalkan setoran pajak tersebut, Kementerian Keuangan akan melakukan penyempurnaan regulasi terkait perpajakan misalnya perluasan basis pajak, penguatan hukum, perbaikan sistem pembayaran pajak online, penerapan pajak berbasis risiko hingga penyempurnaan aspek perpajakan internasional.

Editor :

Erlangga Djumena


00.36 | 0 komentar | Read More

Anggito Abimanyu Sempat Tak Boleh Masuk DPR

Anggito Abimanyu Sempat Tak Boleh Masuk DPR

Penulis : Sabrina Asril | Kamis, 21 Maret 2013 | 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada kejadian menarik saat Direktur Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu menyambangi Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2013) siang. Ia sempat tak diperbolehkan masuk ke gedung itu karena tidak membawa ID card.

Biasanya, untuk masuk ke dalam Gedung Parlemen, setiap tamu memang harus mengenakan ID Card. Ada pengumuman di pintu masuk gedung yang memberitahukan setiap orang harus memakai kartu identitas. Namun, pengumuman itu biasanya tidak berlaku bagi para pejabat yang datang ke Kompleks Parlemen. Dengan pengawalan ketat, mereka bisa langsung masuk dengan leluasa.

Namun, kali ini Anggito datang seorang diri dengan menjinjing tas dan memegang sebuah dokumen. Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu kemudian ditegur petugas keamanan karena tak memakai ID Card. Sang petugas itu tak menyadari bahwa orang yang ditegurnya adalah pejabat eselon I di Kementerian Agama.

Setelah menjelaskan kedatangannya, Anggito pun diperkenankan masuk. Tetapi, sesampainya di dalam gedung, Anggito juga tidak diperkenankan masuk ke lift khusus anggota Dewan. Seorang petugas keamanan meminta Anggito menggunakan lift non-anggota Dewan dan lift barang yang ada di belakangnya. Anggito pun menuruti instruksi sang petugas dan mengambil jalan menuju lift lainnya.

Kedatangan Anggito ke Kompleks Parlemen adalah untuk menjadi pembicara dalam diskusi "Dana Talangan Haji, Solusi atau Masalah?" yang dilaksanakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lantai 3 Gedung Nusantara I DPR.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


00.36 | 0 komentar | Read More

Jokowi Yakin Perusahaan Hengkang Tak Akan Picu Pengangguran

Jokowi Yakin Perusahaan Hengkang Tak Akan Picu Pengangguran

Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 21 Maret 2013 | 14:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak khawatir dengan ancaman puluhan perusahaan yang akan mengalihkan investasinya ke daerah lain. Menurutnya, kalaupun puluhan perusahaan tersebut hengkang, Jokowi yakin hal itu tak akan berdampak pada peningkatan jumlah pengangguran di Ibu Kota.

"Enggak, enggak, belum tentu (pengangguran meningkat)," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Mantan Wali Kota Surakarta itu tak merasa kaget dengan rencana hengkangnya 90 perusahaan dari wilayah Jakarta. Menurutnya, semua perusahaan pasti akan bergeser dan bertahan di tempat-tempat yang dianggap menguntungkan. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menyatakan, rencana hengkang itu dipicu oleh upah minimum provinsi (UMP) DKI yang ditetapkan sebesar Rp 2,2 juta dan ini dianggap memberatkan pengusaha.

Jokowi menyatakan, ia tak dapat menahan para pengusaha untuk tetap bertahan di Jakarta. Sebagai gubernur, tugasnya adalah memberitahukan kenaikan UMP dan selanjutnya menjadi wewenang masing-masing pengusaha.

"Jakarta ini kan bukan kota industri, tapi kota perdagangan dan jasa. Kalau kita ingin bergeser jadi kota industri, itu beda soal," ujarnya.

Saat ini pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus memproses permohonan penangguhan UMP dari sejumlah perusahaan. Jokowi mengatakan, ada sekitar 80 perusahaan yang telah disetujui untuk menangguhkan UMP.


00.36 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Rabu, 20 Maret 2013 | 00.36

KOMPAS.comKOMPAS.comBasuki: Hemat APBD, Manfaatkan Duit Orang...Menhan : Pertahanan dan Diplomasi Tidak TerpisahSuriah Kemungkinan Besar Pakai Senjata KimiaPresiden SBY Terima Xanana GusmaoKepolisian Korsel Dugaan Serangan "Cyber"Pengusaha Keluhkan Biaya Tinggi akibat Pengendalian BBMTuntut Dana Bimtek Cair, Perangkat Desa ke Gedung SateRichard Ingin Benahi Olah Raga Jakarta dan NasionalISPI Grup Siapkan RTH di Atas Standar PemerintahUang Kuliah UI Maksimal Rp 7,5 JutaHarga Tiang Pancang Monorel Telah DisepakatiKemendikbud Jamin Keselamatan Pelapor Kecurangan UNInilah Hewan-hewan Terbesar di Muka BumiJokowi Gunakan Data Geospasial Agar Pembangunan OptimalAugust Melasz: Kalau Sudah Sehati, Mengalir Sendiri


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 20 Mar 2013 14:30:12 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang... Wed , 20 Mar 2013 14:21:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1638357-20130303frodkidenmark-kerja-sama-atasi-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki mempunyai strategi agar menghemat pengeluaran dalam APBD untuk membiayai program-program DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah Wed , 20 Mar 2013 14:19:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/04/12/2004503t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertahanan dan diplomasi adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran keduanya membangun tatanan lingkungan yang damai. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia Wed , 20 Mar 2013 14:19:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/5068583t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada sebuah &quot;kemungkinan yang sangat besar&quot; bahwa Suriah mengerahkan senjata kimia dalam perang sipil yang sedang berlangsung <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao Wed , 20 Mar 2013 14:18:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1047495-sby-xanana-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber Wed , 20 Mar 2013 14:17:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1415018-serangan-cyber-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga lembaga penyiaran dan dua bank besar di Korea Selatan melapor bahwa mereka telah menjadi korban serangan &quot;cyber&quot;. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM Wed , 20 Mar 2013 14:16:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1132525t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha jasa angkutan barang atau logistik di Jawa Timur mengeluhkan penerapan Peraturan Menteri ESDM tentang pengendalian BBM. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate Wed , 20 Mar 2013 14:15:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1342274-ratusan-perangkat-desa-gerudug-gedung-sate-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 120 orang perangkat desa dari Kabupaten Sukabumi mendatangi Gedung Sate untuk menuntut kejelasan pencairan dana Bimtek. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional Wed , 20 Mar 2013 14:13:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1408083-richardsam-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan renang nasional, Richard Sam Bera menyebut pembenahan olah raga harus dilakukan dengan meliputi semua aspek. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah Wed , 20 Mar 2013 14:12:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1408111-ispi-grup-tambah-rth-bekasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pengembang menyiapkan ruang terbuka hijau lebih dari standar yang ditetapkan pemerintah, yaitu lebih dari 40 persen. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta Wed , 20 Mar 2013 14:11:58 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/26/0903147t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Universitas Indonesia UI akhirnya menentukan Uang Kuliah Tunggal UKT untuk tahun akademik 2013/2014 ini. Maksimal Rp 7,5 juta. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati Wed , 20 Mar 2013 14:11:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1656423t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo mengakui bahwa harga ganti rugi tiang pancang monorel telah disepakati antara PT JM dan Ortus Holdings Lts, dengan PT Adhi Karya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN Wed , 20 Mar 2013 14:10:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/02/0935482t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemendikbud menjamin kerahasiaan dan keselamatan dari pelapor kecurangan yang terjadi pada Ujian Nasional. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewan.hewan.Terbesar.di.Muka.Bumi Wed , 20 Mar 2013 14:09:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1359404-hydrochoerus-hydrochaeri-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beberapa hewan dikaruniai ukuran yang luar biasa. Diantara mereka adalah paus biru, burung unta dan pengerat raksasa. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewan.hewan.Terbesar.di.Muka.Bumi">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewanhewan.Terbesar.di.Muka.Bumi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal Wed , 20 Mar 2013 14:05:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/14/1308562-jokowi-sungai-pakin-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Badan Informasi Geospasial BIG untuk melakukan pemetaan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri Wed , 20 Mar 2013 14:02:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/19/2209598-agus-melasz-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">August Melasz memiliki cara untuk menyatu dalam berakting dengan artis-artis peran yang jauh lebih muda darinya dan belum seberpengalaman dirinya. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri

KOMPAS.comKOMPAS.comBasuki: Hemat APBD, Manfaatkan Duit Orang...Menhan : Pertahanan dan Diplomasi Tidak TerpisahSuriah Kemungkinan Besar Pakai Senjata KimiaPresiden SBY Terima Xanana GusmaoKepolisian Korsel Dugaan Serangan "Cyber"Pengusaha Keluhkan Biaya Tinggi akibat Pengendalian BBMTuntut Dana Bimtek Cair, Perangkat Desa ke Gedung SateRichard Ingin Benahi Olah Raga Jakarta dan NasionalISPI Grup Siapkan RTH di Atas Standar PemerintahUang Kuliah UI Maksimal Rp 7,5 JutaHarga Tiang Pancang Monorel Telah DisepakatiKemendikbud Jamin Keselamatan Pelapor Kecurangan UNInilah Hewan-hewan Terbesar di Muka BumiJokowi Gunakan Data Geospasial Agar Pembangunan OptimalAugust Melasz: Kalau Sudah Sehati, Mengalir Sendiri


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 20 Mar 2013 14:30:12 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang... Wed , 20 Mar 2013 14:21:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1638357-20130303frodkidenmark-kerja-sama-atasi-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Basuki mempunyai strategi agar menghemat pengeluaran dalam APBD untuk membiayai program-program DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14214996/Basuki.Hemat.APBD..Manfaatkan.Duit.Orang... http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah Wed , 20 Mar 2013 14:19:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/04/12/2004503t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pertahanan dan diplomasi adalah dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran keduanya membangun tatanan lingkungan yang damai. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14194723/Menhan..Pertahanan.dan.Diplomasi.Tidak.Terpisah http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia Wed , 20 Mar 2013 14:19:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/5068583t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada sebuah &quot;kemungkinan yang sangat besar&quot; bahwa Suriah mengerahkan senjata kimia dalam perang sipil yang sedang berlangsung <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14193561/Suriah.Kemungkinan.Besar.Pakai.Senjata.Kimia http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao Wed , 20 Mar 2013 14:18:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1047495-sby-xanana-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kehormatan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14180128/Presiden.SBY.Terima.Xanana.Gusmao http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber Wed , 20 Mar 2013 14:17:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1415018-serangan-cyber-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tiga lembaga penyiaran dan dua bank besar di Korea Selatan melapor bahwa mereka telah menjadi korban serangan &quot;cyber&quot;. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14173426/Kepolisian.Korsel.Dugaan.Serangan.Cyber http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM Wed , 20 Mar 2013 14:16:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1132525t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha jasa angkutan barang atau logistik di Jawa Timur mengeluhkan penerapan Peraturan Menteri ESDM tentang pengendalian BBM. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14160115/Pengusaha.Keluhkan.Biaya.Tinggi.akibat.Pengendalian.BBM http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate Wed , 20 Mar 2013 14:15:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1342274-ratusan-perangkat-desa-gerudug-gedung-sate-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebanyak 120 orang perangkat desa dari Kabupaten Sukabumi mendatangi Gedung Sate untuk menuntut kejelasan pencairan dana Bimtek. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14153351/Tuntut.Dana.Bimtek.Cair..Perangkat.Desa.ke.Gedung.Sate http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional Wed , 20 Mar 2013 14:13:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1408083-richardsam-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan renang nasional, Richard Sam Bera menyebut pembenahan olah raga harus dilakukan dengan meliputi semua aspek. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/20/1413324/Richard.Ingin.Benahi.Olah.Raga.Jakarta.dan.Nasional http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah Wed , 20 Mar 2013 14:12:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1408111-ispi-grup-tambah-rth-bekasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pengembang menyiapkan ruang terbuka hijau lebih dari standar yang ditetapkan pemerintah, yaitu lebih dari 40 persen. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14124167/ISPI.Grup.Siapkan.RTH.di.Atas.Standar.Pemerintah http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta Wed , 20 Mar 2013 14:11:58 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/26/0903147t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Universitas Indonesia UI akhirnya menentukan Uang Kuliah Tunggal UKT untuk tahun akademik 2013/2014 ini. Maksimal Rp 7,5 juta. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14115839/Uang.Kuliah.UI.Maksimal.Rp.7.5.Juta http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati Wed , 20 Mar 2013 14:11:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1656423t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo mengakui bahwa harga ganti rugi tiang pancang monorel telah disepakati antara PT JM dan Ortus Holdings Lts, dengan PT Adhi Karya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14113155/Harga.Tiang.Pancang.Monorel.Telah.Disepakati http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN Wed , 20 Mar 2013 14:10:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/02/0935482t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemendikbud menjamin kerahasiaan dan keselamatan dari pelapor kecurangan yang terjadi pada Ujian Nasional. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN">[...]</a> http://edukasi.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14100259/Kemendikbud.Jamin.Keselamatan.Pelapor.Kecurangan.UN http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewan.hewan.Terbesar.di.Muka.Bumi Wed , 20 Mar 2013 14:09:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/20/1359404-hydrochoerus-hydrochaeri-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beberapa hewan dikaruniai ukuran yang luar biasa. Diantara mereka adalah paus biru, burung unta dan pengerat raksasa. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewan.hewan.Terbesar.di.Muka.Bumi">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14093039/Inilah.Hewanhewan.Terbesar.di.Muka.Bumi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal Wed , 20 Mar 2013 14:05:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/14/1308562-jokowi-sungai-pakin-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Badan Informasi Geospasial BIG untuk melakukan pemetaan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14055557/Jokowi.Gunakan.Data.Geospasial.Agar.Pembangunan.Optimal http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri Wed , 20 Mar 2013 14:02:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/19/2209598-agus-melasz-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">August Melasz memiliki cara untuk menyatu dalam berakting dengan artis-artis peran yang jauh lebih muda darinya dan belum seberpengalaman dirinya. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/20/14024269/August.Melasz.Kalau.Sudah.Sehati..Mengalir.Sendiri


00.36 | 0 komentar | Read More

Jendela Inovatif untuk Teras Mini di Rumah

Written By bopuluh on Selasa, 19 Maret 2013 | 00.36

www.inhabitat.com

Dengan jendela ini, Anda tidak perlu menyediakan ruang berukuran besar untuk membuat balkon di loteng rumah. Anda hanya perlu membuka jendela dan dapat langsung merasakan hangatnya sinar matahari, segarnya tiupan angin, atau menyaksikan langsung gemerlapnya lampu kota dari rumah Anda.

www.inhabitat.com

Bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

www.inhabitat.com

Bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

www.inhabitat.com

Jendela ini juga dilengkapi dengan lubang udara otomatis V40P. Hal ini akan memastikan sejumlah udara segar dapat masuk ke dalam ruangan dan menghemat energi. Jika Anda tertarik, jendela ini tersedia dalam ukuran 94 x 255 cm dan dapat dipasang pada atap dengan kemiringan 35 hingga 55 derajat.

KOMPAS.com - Material pembuat rumah, sistem konstruksi rumah, serta peraboran rumah tangga tidak luput dari inovasi dan pembaharuan, mulai hal-hal sesederhana hingga hal rumit berskala besar. Jendela atap berukuran besar ini dapat masuk dalam salah satu inovasi pada perlengkapan rumah tangga Anda.

Dengan jendela ini, Anda tidak perlu menyediakan ruang berukuran besar untuk membuat balkon di loteng rumah. Anda hanya perlu membuka jendela dan dapat langsung merasakan hangatnya sinar matahari, segarnya tiupan angin, atau menyaksikan langsung gemerlapnya lampu kota dari rumah Anda.

Inovasi dari Fakro ini mampu memberikan balkon atau teras mungil di loteng rumah Anda. Jika sedang tidak ingin menikmati udara segar di luar rumah, Anda dapat menutupnya dan menjadikannya jendela atap.

Jendela ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah bagian atas, yang ketika membuka akan menjadi "atap" mungil. Sementara bagian bawahnya akan menjadi "pagar" bagi "balkon" Anda. Sebaliknya, ketika berada dalam kondisi tertutup, yang telihat dari luar hanya jendela skylight seperti biasa. Selain tidak merusak estetika atap rumah Anda, mekanisme ini juga tidak mengumpulkan debu.

Seperti dilansir di situs www.worldarchitecturenews.com, bagian atas maupun bagian bawah jendela ini dilengkapi dengan unit pelapis standar P2 dengan permukaan berlapis di dalamnya. Agar lebih kuat lagi, jendela ini dilengkapi dengan pelapis permukaan luar yang mudah dirawat.

Jendela ini juga memiliki sistem kunci multi-point tanpa perakitan kunci tradisional. Setelah memutar handle-nya, jendela akan terkunci pada kedua sisi rangka. Dalam ukuran besar, jendela balkon ini mampu memberikan cahaya alami pada ruangan Anda.

Selain itu, jendela ini juga dilengkapi dengan lubang udara otomatis V40P. Hal ini akan memastikan sejumlah udara segar dapat masuk ke dalam ruangan dan menghemat energi. Jika Anda tertarik, jendela ini tersedia dalam ukuran 94 x 255 cm dan dapat dipasang pada atap dengan kemiringan 35 hingga 55 derajat.


00.36 | 0 komentar | Read More

Basuki: Prinsip Kita, Tidak Ada Sekolah Gratis

Basuki: Prinsip Kita, Tidak Ada Sekolah Gratis

Penulis : Kurnia Sari Aziza | Selasa, 19 Maret 2013 | 14:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih mengkaji pencabutan Biaya Operasional Pendidikan (BOP). Walaupun sudah diberikan fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP), Basuki mengatakan tidak ada sekolah gratis, khususnya di Jakarta.

"Prinsip kita, tidak ada sekolah gratis," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Sekolah gratis, kata dia, hanya untuk siswa yang betul-betul berasal dari keluarga yang tidak mampu. Fasilitas jaminan pendidikan dasar yang diberikan Pemprov DKI adalah berupa KJP. Adapun, siswa itu masih diseleksi untuk mendapatkan KJP. Menurut Basuki, persyaratan Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) dari Kelurahan saja belum cukup.

"Nanti yang menilai siapa? Teman-teman sekolahnya yang menilai. Kalau ternyata mereka bawa Blackberry sama saja bohong, kan," kata Basuki.

Rencana pencabutan BOP itu dilaksanakan agar terdapat unsur keadilan. Karena selama ini, sekolah negeri dibayar penuh BOP-nya oleh Pemprov DKI sebanyak 100 persen. Sementara Pemprov DKI hanya memberikan 20-30 persen jaminan kepada sekolah swasta.

Saat ini, rencana pencabutan BOP itu, masih dalam pengkajian Dinas Pendidikan DKI. Basuki memberi target, sebelum tahun ajaran baru sudah harus ada keputusan terkait rencana itu.

Menanggapi wacana itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto mengatakan rencana itu perlu penelaahan yang lebih dalam yang kemudian dapat dilaporkan kembali kepada Basuki. Nanti setelah dikaji Dinas Pendidikan, akan dipaparkan di hadapan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait

Sejak Mei 2012, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan BOP kepada 102.033 siswa dari 106 SMA Negeri dan 44.700 siswa dari 49 SMK Negeri dan telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 187,64 miliar, atau Rp 75.000 per siswa per bulan untuk siswa SMA Negeri dan Rp 150.000 per siswa per bulan untuk SMK Negeri.

Sementara setiap siswa SD mendapat BOS yang dibiayai APBN sebesar Rp 400.000 per tahun dan siswa SMP mendapat Rp 575.000 per tahun. Sementara dana BOP dari APBD DKI setiap siswa SD menerima alokasi anggaran sebesar Rp 720.000 per tahun dan siswa SMP sebesar Rp 1.320.000 per tahun.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


00.36 | 0 komentar | Read More

Kenali Perjalanan Alami Penyakit Alergi

Kompas.com - Angka kejadian alergi pada anak terus meningkat. Penyakit yang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik ini memiliki perjalanan alami yang manifestasinya berbeda-beda sesuai perkembangan usia anak.

Perjalanan alami penyakit alergi disebut juga dengan Allergy March. Ini berarti penyakit alergi sebenarnya tidak bisa sembuh namun akan menghilang untuk kemudian muncul kembali di usia tertentu.

"Sekali alergi tidak akan bisa lepas karena alergi bukanlah penyakit yang berhenti di satu titik," jelas Dr.Zakiudin Munasir, Sp.A(K), kepala divisi dan konsultan alergi-imunologi dari FKUI/RSCM dalam acara bertajuk Pencegahan Alergi Primer dan Dampak Ekonomi di Jakarta (19/3/13).

Dokter Zaki mencontohkan, pada bayi jenis alergi yang paling sering adalah alergi makanan, misalnya susu sapi. Manifestasinya adalah dermatitis atopik atau diare pada bayi.

Seiring dengan pertambahan usia, alergi makanan akan berkurang karena sistem pencernaan bayi semakin matang. Kemudian yang rentan terkena adalah sistem pernapasan.

"Di usia pra sekolah biasanya berganti menjadi asma karena anak sudah mulai sering beraktivitas di luar. Kemudian bertambahnya usia berganti lagi menjadi rhinitis alergi yang akan terus menetap sampai akhir hayat," paparnya.

Prof.Ulrich Whan, ahli bidang pneumonolgy dan allergology dari Jerman, menjelaskan bahwa alergi telah menjadi epidemi di zaman modern.

"Angka kejadian penyakit infeksi terus turun, sementara penyakit yang berkaitan dengan sistem imun seperti alergi terus meningkat," katanya dalam kesempatan yang sama.

Ulrich menambahkan, setiap bayi baru lahir pada dasarnya memiliki risiko alergi sekitar 5-15 persen. "Terlebih jika salah satu atau kedua orangtuanya juga memiliki riwayat alergi. Bayi tersebut beresiko tinggi juga memiliki alergi," katanya.

Pengobatan dan perawatan penyakit alergi ternyata membutuhkan biaya kesehatan cukup tinggi. Di Perancis, misalnya, setiap bayi yang menderita dermatitis atopik atau eksim, setiap tahunnya memerlukan biaya mencapai 1.500 euro (sekitar 19 juta rupiah).

Karena itulah pencegahan alergi menjadi sangat penting. "Tindakan pencegahan bisa dimulai sejak kehamilan dengan cara menghindari paparan asap rokok. Kemudian setelah bayi lahir lakukan pemberian ASI eksklusif," kata Ulrich.


00.36 | 0 komentar | Read More

Ritual Adat Fere Kie Gamalama Tetap Digelar

Written By bopuluh on Senin, 18 Maret 2013 | 00.36

TERNATE, KOMPAS.com--Panitia Festival Legu Gam tetap akan menggelar ritual adat fere kie di Gunung Gamalama, meskipun gunung yang terletak di tengah Pulau Ternate, Maluku Utara, itu kini dalam status waspada level II.

Ketua Panitia Festival Legu Gam Arifin Djafar mengatakan di Ternate, Sabtu, Gunung Gamalama kini dalam status waspada level II, tetapi belum membahayakan untuk menggelar ritual adat fere kie di gunung api setinggi 1.700 dari permukaan laut itu.

Oleh karena itu, ritual adat fere kie yang merupakan salah satu kegiatan utama dalam setiap penyelenggaraan Festival Legu Gam tetap akan dilaksanakan pada awal April, kecuali kalau aktivitas vulkanik Gunung Gamalama dianggap sudah membahayakan bagi para pendaki.

Ia mengatakan, ritual adat fere kie atau mendaki di Gunung Gamalama merupakan ritual yang telah dilaksanakan sejak zaman dahulu untuk meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar wilayah Ternate dibebaskan dari segala bencana.

Ritual adat fere kie itu dilaksanakan di puncak Gunung Gamalama di kawasan kuburan keramat. Sampai saat ini tidak ada yang mengetahui siapa yang dikuburkan di lokasi itu, namun masyarakat setempat percaya bahwa kuburan itu milik para orang suci.

"Ritual adat fere kie ini sesuai pengalaman tahun-tahun sebelumnya tidak hanya diikuti oleh para tokoh adat Kesultanan Ternate dan masyarakat setempat, tetapi juga para wisatawan karena mereka sekaligus menjadikannya sebagai kegiatan berwisata di puncak gamalama," katanya.

Ritual adat fere kie diawali dengan pembacaan doa di Kedaton Kesultanan Ternate usai salat Subuh kemudian bergerak mendaki Gunung Gamalama melalui jalur pendakian Marikurubu. Rombongan tiba di puncak pada siang hari, dan sore mereka kembali.

Ia menambahkan, kegiatan lainnya yang akan digelar dalam rangkaian Festival Legu Gam pada 31 Maret-13 April 2013 adalah karnaval budaya, penampilan tarian dan kesenian tradisional, pameran potensi pariwisata dan investasi, atraksi debus dan pemecahan rekor Muri untuk nasi jaha (makanan khas Maluku Utara) yang panjangnya 10 kilometer.

Selain itu, seminar sejarah, ritual peringatan ulang tahun ke-78 Sultan Ternate Mudhafar Sjah serta berbagai jenis lomba, seperti lomba busana daerah, lomba lagu dan tarian daerah, kuliner tradisional serta penampilan grup musik dari Jakarta dari Perancis.


00.36 | 0 komentar | Read More

Tiga Importir Bawang Putih Bermasalah

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan hingga saat ini masih ada tiga importir bawang putih yang diduga melanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Pemerintah akan mengkaji sanksi atas pelanggaran yang telah dilakukan.

"Tiga importir bermasalah itu PT Lika Dayatama, PT Pentabiz Internasional dan PT Citra Gemini," kata Gita saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (18/3/2013).

Gita menjelaskan untuk PT Lika Dayatama dan PT PT Pentabiz Internasional diduga melanggar barang yang diimpor melebihi alokasi persetujuan impor. Sementara PT Citra Gemini melanggar aturan dengan menggunakan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) yang sudah tidak berlaku.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan juga telah memanggil 14 importir terdaftar (IT) produk hortikultura yang kesemuanya merupakan pemilik 531 kontainer berisi bawang putih yang ditahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. "Yang paling penting adalah ketersediaan bawang di pasar dan harganya terjangkau di masyarakar," tambahnya.

Keempatbelas importir tersebut adalah PT Ridho Sribumi Sejahtera, PT Binagloria Enterprindo, PT Rachmat Rejeki Bumi, PT Lika Dayatama, PT Tunas Sumber Rejeki, PT Pentabiz Internasional dan CV Agro Nusa Permai. Setelah itu ada PT Wahana Mitra Mulia, PT Painan Jintai Resources, PT Sumber Roso Agromakmur, PT Dakai Impex, PT Citra Gemini Mulia, PT Cahaya Anugerah Abadi Sejahtera dan PT Asta Para Wisinda Sentausa.

Dari 531 kontainer tersebut, sebanyak 464 kontainer yang tertahan akan segera diselesaikan proses perizinannya oleh 14 pemilik importir terdaftar tersebut.

Gita menambahkan, dengan adanya kerjasama yang transparan dengan pelaku pasar, harga bawang putih di pasar diharapkan bisa segera turun. Dan yang paling penting adalah stabilisasi harga menjadi harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Jika mereka menolak bekerjasama, maka mereka akan menerima sanksi sesuai aturan yang ada, yaitu pencabutan izin usaha importir tersebut," tambahnya.

Editor :

Erlangga Djumena


00.36 | 0 komentar | Read More

KPU Terima PBB Sebagai Peserta Pemilu 2014

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum menerima putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta yang meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilihan Umum 2014. Hal ini disampaikan Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam jumpa pers di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2013).

"KPU menindaklanjuti putusan PTTUN dengan menerbitkan keputusan nomor 142 tahun 2013 tentang Penetapan Partai Bulan Bintang sebagai peserta Pemilu 2014," ujar Husni. Salah satu alasannya, terang Husni, proses kasasi akan memakan waktu lama. Sementara pendaftaran calon legislatif akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni 9 April 2013.

Seperti diberitakan, PTTUN Jakarta memutuskan PBB menjadi peserta Pemilihan Umum 2014. Putusan itu berdasarkan bukti dan fakta yang diajukan PBB sebagai penggugat terkait sengketa keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku tergugat di dalam penetapan verifikasi faktual dengan no 05/Kpts/KPU/2013. Kasasi dapat diajukan paling lambat tujuh hari setelah PTTUN mengeluarkan putusan.

"Mengabulkan permohonan penggugat untuk menjadi peserta pemilu dan meminta kepada KPU untuk menerbitkan SK baru," kata Ketua Majelis Hakim PT-TUN Arif Nurdu'a saat membacakan amar putusan di PTTUN, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

PBB dalam sidang mengajukan masalah sengketa kuota 30 persen perempuan, dugaan adanya pengurus yang berstatus pegawai negeri sipil di Bantul, dan ketidakinginan tergugat melakukan verifikasi karena tidak memiliki KTP dan KTA. Padahal, menurut Arif, seharusnya seluruh berkas yang telah diserahkan PBB tidak menjadi halangan dalam proses verifikasi faktual KPU.

"Verifikasi faktual PBB seharusnya tidak masalah karena seluruh berkas sudah ada pada tergugat (KPU). PBB tidak terkait 18 parpol putusan DKPP," tandasnya.

Di samping itu Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, KPU tidak dapat melakukan kasasi pada putusan PTTUN. "Kalau kasasi, ya terpaksa kita ladeni juga di kasasi. Meski saya tahu kemungkinan itu akan ditolak oleh MA. Karena dia sudah enggak punya hak untuk kasasi. Kalau substansinya dibawa ke sana, kami lawan dengan memori kasasi," kata Yusril pada Kamis (14/3/2013).

Menurut Yusril, KPU tidak bisa mengajukan kasasi ataupun banding sebab bukan pihak yang merasa dirugikan.


00.36 | 0 komentar | Read More

Inilah Jeroan Samsung Galaxy S4

Written By bopuluh on Minggu, 17 Maret 2013 | 00.36


KOMPAS.com - Galaxy S4 baru saja diluncurkan di New York, tanggal 14 Maret 2013 waktu setempat. Meski distribusi resminya belum berjalan, namun sekelompok pecinta gadget di China sudah mendapatkan Galaxy S4.

Kelompok pecinta gadget di China itu rupanya mendapatkan Galaxy S4 dari operator seluler China Unicom. Mereka kemudian membongkar ponsel itu untuk mengetahui apa saja isi "jeroan" Galaxy S4.

Sebagai produk ponsel pintar Android andalan Samsung, Galaxy S4 mengusung berbagai komponen canggih. Sebut saja prosesor Exynos Octa yang memiliki 8-core (4+4), kamera 13 megapixel, sensor jarak, baterai berkapasitas besar, dan lain-lain.

Setelah dibongkar, komponen-komponen dari Galaxy S4 kemudian dipublikasi pada sebuah forum berbahasa China. Berikut foto-foto yang diperoleh dari forum it168.com.

8558337700_0aed3f847f_o

Samsung Galaxy S4 yang dipasarkan di China memiliki dua buah slot SIM-card. Slot micro-SD juga turut disediakan.

8557229107_61180cea37_o

Komponen-komponen utama Galaxy S4 bisa diakses setelah membuka penutup aluminium di bagian belakang.

8557229061_a7ebb00c76_o

Galaxy S4 dibekali prosesor Exynos 5 Octa yang memiliki delapan buah inti (core) dalam satu kemasan. Samsung pun membekali perangkat ini dengan lempengan pendingin khusus (inset) untuk menjaga temperatur prosesor.

8558337438_575d51f00d_o

Ini adalah komponen slot SIM card yang jumlahnya dua buah pada Galaxy S4, mirip dengan Galaxy Note II versi pasar China.

8557228875_1e265136af_o

Komponen prosesor, cip radio, berikut storage internal tertanam pada satu papan PCB utama. Gambar di bawah menunjukkan modul kamera 13 megapixel (f/2.2) berikut sensornya.

8558337392_805dca05ed_o


00.36 | 0 komentar | Read More

Deklarasi Bakal Cagub Mirip Kampanye

Pilkada Jateng

Deklarasi Bakal Cagub Mirip Kampanye

Penulis : Winarto Herusansono | Minggu, 17 Maret 2013 | 14:15 WIB

Kompas/Winarto Herusansono

From: who@kompas.co.id Panggung utama tempat deklarasi pasangan bakal calon gubernur, Hadi Prabowo - Don Murdono, Minggu (17/3/2013) di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

TERKAIT:

SEMARANG, KOMPAS.com - Masa kampanye untuk kandidat bakal calon gubernur Jawa Tengah 2013 masih di pertengahan Mei. Namun suasana mirip kampanye sudah muncul, Minggu (17/3/2013), ketika berlangsung deklarasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Hadi Prabow -Don Murdono atau populer disebut HP-Don.

Bakal calon HP-Don, kombinasi pasangan Sekda Jateng-Bupati Sumedang (Jabar) ini diusung oleh koalisi enam partai politik untuk maju dalam pilgub, 26 Mei 2013. Koalisi parpol itu terdiri atas PPP, PKB, PKS, Partai Gerindra, Partai Hanura, dan PKNU.

Dalam deklarasi yang diikuti ribuan kader dan simpatisan enam parpol pendukung, banyak kader melakukan konvoi di jalan-jalan di Kota Semarang menuju ke GOR Jatidiri, Semarang. Para kader koalisi parpol itu datang dari Ungaran, Kendal, Demak, Mranggen, Semarang, dan sekitarnya. Mereka juga dihibur kesenian barongsai dan tarian naga, dari perkumpulan barongsai asal kelenteng di Semarang.

Dijadwalkan, Hadi Prabowo akan menyampaikan visi dan misi. Sejumlah petinggi parpol dari Jakarta juga hadir, seperti Presiden PKS, Anis Matta.

Deklarasi kali ini kedua setelah pasangan dari koalisi PAN, Partai Demokrat, dan Partai Golkar, Bibit Waluyo-Sudijono. Satu pasangan lainnya adalah Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko yang dijagokan PDI-P. 


00.36 | 0 komentar | Read More

Didukung Jokowi, Ganjar Optimis Menang

Didukung Jokowi, Ganjar Optimis Menang

Penulis : Kontributor Surakarta, M Wismabrata | Minggu, 17 Maret 2013 | 14:21 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan dukungan penuh terhadap salah satu calon gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat bertemu di acara car free day di Solo, Minggu (17/3/2013). Kehadiran Jokowi dan Ganjar di acara yang dipadati warga Solo di sepanjang Jalan Slamet Riyadi pun menarik perhatian warga Solo.

Warga pun rela berdesak-desakan untuk berfoto bersama mantan Wali Kota Solo tersebut atau hanya sekadar bersalaman. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun menyatakan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo, sebagai Gubernur Jawa Tengah.

"Saya mendukung penuh Mas Ganjar, dan pasti Jawa Tengah akan lebih baik," katanya.

Mendapat dukungan dari salah satu kader terbaik PDIP, Ganjar pun hanya tersenyum dan membalas dengan ungkapan optimisme dirinya akan menjadi Gubernur Jawa Tengah. "Dukungan Pak Jokowi serta seluruh warga Solo, saya lebih mantap untuk mengikuti pemilukada dan optimis menang," kata Ganjar.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya mendatangi beberapa acara yang ada sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang penuh sesak dengan pejalan kaki. Ganjar pun mengaku dirinya tidak menyangka akan diajak Jokowi saat untuk menikmati car free day di Solo.

"Saya dpaat kabar Pak Jokowi berada di Solo untuk meresmikan salah satu bank, ternyata sebelum menghadiri acara tersebut menyempatkan untuk mengajak saya ke car free day, saya pun tidak menyia-nyiakan ajakan tersebut," kata Ganjar.

Editor :

Hertanto Soebijoto


00.36 | 0 komentar | Read More

Paus Fransiskus, Harapan akan Pembaruan

Written By bopuluh on Sabtu, 16 Maret 2013 | 00.36

Oleh: Kornelius Sipayung, Lic.S.Th.

KOMPAS.com- Kardinal Argentina Jorge Mario Borgoglio menjadi Paus baru dari Ordo Serikat Jesuit (SJ) dengan mengambil nama Fransiskus. Ini merujuk pada Fransiskus dari Assisi. Paus dengan spirit dan semangat Jesuit tetapi dalam hidupnya berjiwa Fransiskan.

Dia mengasosiasikan diri dengan Santo dari Asisi yang begitu dicintai warga Italia dan dikenal sebagai simbol perdamaian, kemiskinan, dan kesederhanaan. Santo Fransiskus (1181-1226) dilahirkan dari sebuah keluarga kaya raya tetapi meninggalkan kekayaan dan kelak mendirikan ordo biarawan bernama Fransiskan.

Santo yang hidup di abad pertengahan ini di masa hidupnya rutin mengunjungi pedesaan untuk memberitakan kabar baik kepada orang-orang dalam bahasa yang sangat sederhana. Dia kelak menjadi nama pelindung negara Italia, tokoh pemerhati kaum miskin, pendamba "Lady of Poverty" (hidup miskin), dan pelindung lingkungan hidup.

Kini Gereja dan dunia mendambakan seorang Paus yang dapat membawa pembaruan. Sungguh suatu karya Roh Kudus bahwa Paus Fransiskus terpilih di tengah kebutuhan pembaruan.

Dalam sejarah, ada masa di mana Gereja mengalami kemunduran dan karena itu pernah pula ada gerakan dan tuntutan pembaruan. Tidak ada pembaharuan tanpa sebab-sebab yang mendahuluinya.

Jika kita mendengar kata pembaruan atau reformasi, sering pikiran kita kembali mengingat masa reformasi protestantisme. Barangkali sedikitnya ada kaitan antara situasi Gereja zaman ini dengan situasi Gereja pada zaman sebelum munculnya gerakan reformasi protestan.

Ada empat alasan mengapa muncul reformasi protestantisme. Pertama, tumbuh kesadaran nasionalisme dari sejumlah bangsa di benua Eropa saat itu. Pemerintah lokal berkepentingan memungut pajak demi kepentingan dan tujuan kenegaraan. Kepausan dipandang sebagai kekuatan ekstra-nasional yang merintangi terbentuknya bangsa dan negara. Perpajakan digalakkan Kepausan yang berdomisili di Avignon. Ini dianggap sebagai beban yang diletakkan atas bahu negara-negara.

Kedua, ada faktor Ketidakpuasan dan kekacauan di bidang ekonomi. Pada kurun waktu reformasi masa silam itu, sistem ekonomi yang berlaku adalah kapitalisme. Teknologi baru di bidang perkapalan, pertambangan, percetakan telah mendorong pembangunan ekonomi. Namun tatanan perekonomian seperti itu menimbulkan kesenjangan dalam masyarakat. Muncul banyak orang miskin yang terpinggir karena tidak sanggup bersaing dalam arus kapitalisme.

Faktor ketiga adalah kelemahan Kepausan. Suksesi dalam rangka kepausan mencapai ambang kejenuhan. Muncul pada masa ini tiga paus saat bersamaan. Misalnya ada paus tandingan. Pada masa ini para paus menaruh perhatian pada gerakan-gerakan seni yang sedang marak, sehingga tidak bersikap seimbang. Mereka sibuk mengurus barang-barang atau karya seni.

Hal yang lebih buruk lagi adalah kualitas dan moral para pemegang hirarki dalam pemerintahan Kuria Roma, seperti kehidupan mewah, nepotisme, materialisme seperti suka mengoleksi emas dan hal-hal lain berbau duniawi. Ada kelunturan ikatan moral dan melemahnya nilai-nilai keagamaan. Ada dekadensi moral yang menjadi salah satu tragedi. Pendangkalan religius terjadi di kalangan para klerus.

Keempat, keadaan Gereja Roma sangat memprihatinkan. Dosa Gereja terbesar adalah minat pada materi. Gereja menagih pajak untuk membiayai hidup para uskup. Pendidikan para imam memprihatinkan, dan penghayatan hukum selibat menjadi longgar. Praktik keagamaan terlalu menekankan penghormatan kepada orang kudus, reliqui, ziarah, dan indulgensi.

Krisis dalam Gereja Kristus pada abad XVI disebabkan oleh penyelewengan yang dilakukan oleh hierarki Gereja. Hal ini diakui oleh Paus Adrianus VI yang menyatakan bahwa krisis terutama disebabkan oleh korupsi dan kolusi yang merasuki Kuria Roma.

Protestantisme ingin menghidupkan kembali arti kekristenan yang sesungguhnya. Martin Luther menuntut suatu transformasi. Dia menolak sejumlah hal yang bagi Gereja katolik dipandang sangat hakiki seperti primat paus, yustifikasi yang dimengerti dalam artian tradisional, imamat orang beriman, kurban ekaristi.

Luther akhirnya meninggalkan Gereja dan membentuk Gereja baru. Dalam Gereja katolik sebelum Luther muncul, sebenarnya sudah ada gerakan spontan untuk mengadakan reformasi. Ada kehendak kuat yang bertujuan untuk revitalisasi keagamaan dan kelembagaan Gereja. Ini diarahkan pada pemerintahan Kuria Roma yang pernah berkutat dalam politik dengan norma-norma yang mulai diabaikan.

Reformasi dan pembaruan itu dapat dilihat dari munculnya persekutuan kaum awam yang melakukan amal kasih kepada kaum miskin. Salah satu persekutuan yang menonjol adalah persekutuan yang diprakarsai oleh Ettore Vernazza, bernama serikat Cinta Ilahi yang tersebar di Geneva, Swiss, pada Abad XV. Ada juga pembenahan hidup dari Tarekat Hidup Bakti.

Dalam kurun waktu ini kita juga akan melihat bertambahnya komunitas para biarawan dengan tujuan revitalisasi. Ini menonjol dari dua tarekat, yakni Jesuit (didirikan Ignasius Loyola) dan Fransiskan (Fransiskus Asisi).

Serikat Jesuit merupakan Ordo pertama yang tidak menggunakan pakaian khas dan tidak berdoa ibadat harian secara bersama-sama. Ini agar anggotanya dapat bergerak secara leluasa. Semboyannya adalah Ad maiorem Dei Gloriam yang artinya demi lebih besarnya Kemuliaan Allah.

Pada zaman Kontra Reformasi, para Jesuit membela iman dan umat katolik. Jesuit ikut memperbaharui semangat umat, mendidik kader awam di sekolah dan universitas yang bermutu serta mengawali zaman misi baru di seluruh dunia. Banyak Jesuit memajukan berbagai cabang ilmu pengetahuan, mengembangkan teologi, dan menjadi penasihat beberapa raja.

Konstitusi Serikat Jesuit dirancang dan disetujui di Roma oleh Paus Paulus III pada tahun 1540. Jesuit menempatkan diri mereka di bawah pengaturan Paus dan berjanji akan mematuhi Paus sepenuhnya.

Pengajaran, pengakuan dosa, kotbah, dan kerja amal adalah bidang-bidang yang dipegang ordo baru ini, termasuk misi-misi ke luar negeri seperti tahun 1541, di mana Fransiskus Xaverius dan dua temannya meninggalkan Lisbon untuk pergi dan menginjil di Timur Jauh.

Tahun 1546, karir politik Ordo Jesuit dimulai ketika Paus memilih Lainez dan Salmeron (dari Jesuit) untuk mewakilinya di Konsili Trente dengan posisi sebagai "ahli teologia Paus".

Semangat yang menyala-nyala semakin dibangkitkan seiring dengan berjalannya waktu. Selain misi-misi luar negeri, aktivitas para pastor Jesuit mulai diarahkan pada penyelamatan jiwa-jiwa, khususnya di antara orang-orang yang berkuasa.

Politik adalah bidang utama mereka. Semua usaha dari para "pengarah" ini difokuskan kepada satu tujuan, yaitu seluruh dunia agar tunduk kepada Paus. Untuk mewujudkan hal ini "para kepala" (orang-orang yang memegang kekuasaan penting) harus ditaklukkan terlebih dahulu secara iman.

Ada dua senjata penting guna merealisasikan ide tersebut. Para Jesuit harus menjadi imam penasihat bagi orang-orang penting dan penasihat pendidikan bagi anak-anak orang-orang penting tersebut. Demikianlah kiranya para Jesuit mencoba membarui Gereja dari dalam. Mereka mencoba memperbaiki pendidikan para imam, dan menjadi penasihat tokoh-tokoh masyarakat kelas atas dengan pandangan teologi.

Semangat Kemiskinan

Di samping Para Jesuit, ada Fransiskus Asisi. Fransiskus ini adalah orang kudus yang terkenal dengan kesetiaan untuk menjalani kaul dan kemiskinan.

Ia sebenarnya anak seorang kaya di kota Asisi. Ayahnya, Pietro Bernadone merupakan saudagar kaya. Masa muda Fransiskus dilaluinya dengan berfoya-foya.

Ibunya, Donna Pica, prihatin melihat sifat anaknya dan selalu berdoa agar Fransiskus dapat menjadi anak Allah yang setia. Suatu hari perang meletus. Fransiskus hendak ikut serta dalam perang. Fransiskus berniat berangkat perang ke kota Apulia untuk membuktikan kehebatannya.

Di tengah perjalanannya, Fransiskus bermimpi. Ia mendengar suara, "Fransiskus, hendak ke mana kamu?" Ia menjawab "Aku hendak ke Apulia, aku ingin menjadi ksatria."

Lalu suara lain terdengar lagi, "Fransiskus, coba jawab pertanyaanku. Siapa yang dapat berbuat jauh lebih banyak dan jauh lebih besar, Sang Tuan atau hamba?" Fransiskus tanpa ragu menjawab, "Tentu saja Sang Tuan."

"Akan tetapi ketahuilah, selama ini kau hanya mengabdi kepada 'hamba'. Bukankah yang empunya segala-galanya adalah Sang Tuan? Mengapa engkau tidak mengabdi kepada-Nya?"

Fransiskus tersentak. Hati kecilnya berbisik, itu adalah suara Tuhan. Fransiskus segera bersujud dan mengatakan, "Tuhanku! Aku tahu Engkaulah yang berbicara kepadaku. Ya Tuhan, apa kehendak-Mu terhadap diriku? Tunjukkanlah, aku akan melaksanakannya." Tuhan menjawab dalam mimpinya, "Pulanglah. Kelak kau akan Kuberitahu."

Tubuhnya bergetar mengingat mimpinya. Fransiskus pun bergegas pulang. Sejak saat itu tingkah laku Fransiskus amat berubah. Ia tidak pernah lagi hidup bermewah-mewah. Malah ia banyak sekali memberi bantuan bagi Gereja dan kaum miskin dari kekayaan orangtua.

Sang ayah amat berang melihat perilaku anaknya. Sampai akhirnya Fransiskus meninggalkan rumah ayahnya. Ia bertekad berkelana mewartakan kabar gembira. Sejak saat itu Fransiskus bersumpah menjadikan kemiskinan sebagai "mempelainya".

Harta yang dimilikinya hanya jubah kasar yang menempel di tubuhnya. Ia banyak melayani kaum papa, terutama orang-orang kusta. Karyanya kemudian diketahui banyak orang. Bahkan terdapat beberapa orang yang kemudian menjadi pengikutnya.

Fransiskus membangun diri serta rumahnya, yaitu ordonya di atas wadas yang kokoh, yaitu kerendahan hati dan kemiskinan Putra Allah yang amat besar. Maka ia menamai ordonya Ordo Saudara Hina Dina.

Pada Tahun 1205 (musim gugur) Fransiskus mendapat "perintah" di San Damiano. "Fransiskus, pergilah dan perbaikilah gerejaKu yang nyaris roboh ini," demikian suara yang dia dengar lagi pada tahun 1206 (Januari atau Februari) di sebuah gereja yang runtuh di San Damiano.

Ayahnya gelisah dan berang dengan perangai Fransiskus. Dalam sebuah peristiwa di depan Uskup setempat di Asisi, Bernardone menuntut supaya Fransiskus mengembalikan semua harta yang telah diberikannya.

Fransiskus menanggapi dengan menelanjangi diri mengembalikan semua pakaian yang melekat di badannya kepada bapanya. Uskup Assisi menutupi ransiskus dengan mantelnya.

Mulai saat itu Fransiskus dengan mengenakan pakaian pertapa sibuk merawat penderita lepra di Gubbio. Kemudian dia kembali ke Assisi dan membangun kembali Gereja San Damiano. Dia juga memperbaiki Gereja St Petrus dan Gereja Ratu Para Malaikat di Portiuncula.

Pada satu perayaan Liturgi Fransiskus mendengar Injil Mateus tentang kemiskinan yang dibacakan saat ritual di sebuah gereja. Ia mengambil petikan Injil soal kemiskinan itu sebagai pedoman hidup.

Dalam hidupnya Fransiskus lebih suka melakukan pendekatan sosial, ketimbang melakukan pertempuran doktrinal. Ini menjadi hal paling penting kelak yang dilakukan oleh gereja.

Sebagai pejuang kaum miskin dan yang paling rentan, dia membawa pesan cinta dan kasih sayang. Ini mengilhami dunia selama lebih dari 2.000 tahun, bahwa kita melihat wajah Tuhan.

Gereja kini yang bergejolak

Sebagai Paus ke-266, Paus Fransiskus mewarisi berbagai gejolak yang kini tengah mengguncang Gereja. Paus Fransiskus sendiri menyebut kata tremor (guncangan) sehari setelah ia terpilih. Ini tampaknya merujuk pada beberapa skandal. Ada sedikit retakan, ada masalah sinergi, serta menurunnya jumlah umat di beberapa bagian dunia.

Zaman yang semakin modern dan pengaruh sekularisme turut mempengaruhi gaya hidup para imam. Ada oknum gereja yang ikut arus zaman. Ada oknum gereja dan para klerus ingin mendapat kedudukan dan tempat terhormat dalam Gereja. Ini memunculkan persaingan, melahirkan sikap yang kurang rendah hati, dan kurang gigih dalam pelayanan.

Ada para imam yang lebih menaruh perhatian pada minat dari pada menjalankan kebutuhan pastoral. Ini semua jadi tantangan Gereja pada zaman ini.

Kini, muncul Paus dari keluarga Jesuit dengan semangat Fransiskan. Saya memahami bahwa Paus yang mengambil nama Fransiskus ini ingin membarui Gereja dari dua arah. Sebagai Jesuit beliau akan memperbaiki Gereja dari atas, memperbaiki kuria dengan segala kekurangannya, dan ini akan dia lakukan dengan pendekatan sosial akar rumput gaya Fransiskus.

Inilah Paus dari Ordo Jesuit dengan semangat Fransiskan.

=============
Kornelius Sipayung, Lic.S.Th, alumnus Universitas Gregoriana, Roma, Italia. Penulis adalah dosen teologi di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Santo Yohanes Pematangsiantar, serta seorang pastor dari Ordo Saudara Dina Kapusin.

Editor :

Marcus Suprihadi


00.36 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger